-Mengetahui dan memahami sensor LDR
-Mampu menjelaskan prinsip kerja sensor LDR
-Mampu mengaplikasikan sensor LDR pada rangkaian
-Mampu menjelaskan prinsip kerja sensor LDR
-Mampu mengaplikasikan sensor LDR pada rangkaian
2. Komponen [kembali]
1) Baterai 12V
2) Sensor LDR
3) Resistor
4) Transistor
5) Dioda
6) Relay
7) Alternator
8) Lampu
9) Ground
3. Dasar Teori [kembali]
A. Pengertian LDR
Pada Gambar di atas jelas bahwa rumusnya seperti di bawah ini
Vout = Vin x R_LDR / ( R_LDR + R2)
B. Karakteristik Sensor Cahaya LDR
Adapun spesifikasi atau karakteristrik umum dari sensor cahaya LDR adalah sebagai berikut :
· Tegangan maksimum (DC): 150V
· Konsumsi arus maksimum: 100mW
· Tingkatan Resistansi/Tahanan : 10Ω sampai 100KΩ
· Puncak spektral: 540nm (ukuran gelombang cahaya)
· Waktu Respon Sensor : 20ms – 30ms
· Suhu operasi: -30° Celsius – 70° Celcius
Kurva hubungan antara nilai resistansi terhadap intensitas cahaya : Prinsip kerja LDR sangat sederhana tak jauh berbeda dengan variable resistor pada umumnya. LDR dipasang pada berbagai macam rangkaian elektronika dan dapat memutus dan menyambungkan aliran listrik berdasarkan cahaya. Semakin banyak cahaya yang mengenai LDR maka nilai resistansinya akan menurun, dan sebaliknya semakin sedikit cahaya yang mengenai LDR maka nilai hambatannya akan semakin membesar.
LDR dan R1 sebagai pembagi tegangan. Saat LDR Tidak mendapakan cahaya (gelap) maka hambatan pada LDR semakin besar >470k
dan R1 kecil maka tidak ada arus yang melewati kaki basis Transistor Q1
dan Transistor Q2 tidak mengaktifkan relay RL1 (Normally Open). Saat LDR mendapakan cahaya maka hambatannya menjadi kecil <470k
sehingga arus melewati kaki basis Transistor Q1 dan mengaktifkan
Transistor Q2 yang mengaktifkan relay RL1 dari keadaan Normally Open ke
Normally Close sehingga lampu mendapatkan arus lisrik bolak-balik dari
sumber tegangan AC.
LDR dan R1 sebagai pembagi tegangan. Saat LDR mendapakan cahaya maka
hambatannya menjadi kecil <10k dan R1 lebih besar sehingga tidak ada
arus yang melewati kaki basis Transistor Q1 dan Transistor Q2 tidak
mengaktifkan relay RL1 (Normally Open). Saat
LDR tidak mendapatkan cahaya (gelap) maka hambatannya kecil >10k dan
R1 lebih rendah sehingga arus melewati kaki basis Transistor Q1 dan
mengaktifkan Transistor Q2 yang mengaktifkan relay RL1 dari keadaan
Normally Open ke Normally Close sehingga lampu tidak mendapatkan arus lisrik bolak-balik dari sumber tegangan AC.
5. Bentuk Rangkaian [kembali]
6. Video [kembali]
7. Link download [kembali]
1.Rangkaian [ DOWNLOAD ]
2.Video [ DOWNLOAD ]
3. Datasheet [ DONWLOAD ]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar